Berita Gadget Indonesia Terpopuler

Kumpulan Informasi, Tips dan Trik Seputar Gadget Indonesia Terpopuler

Cara Digital Mengubah Pariwisata Kita

Cara Digital Mengubah Pariwisata Kita

HARNI Kartika merencanakan berlibur ke destinasi wisata di Tanah Air. Untuk kenyamanan, dia berniat memesan hotel lebih dahulu. Di akun media sosialnya Sabtu (7/5), dia meminta saran, “Jadi aplikasi atau web paling bagus untuk pesan hotel apa ya?”

Dia tahu ada aplikasi pemesanan hotel yang gencar berpromosi di media massa, tapi ia tidak mau menjadi korban iklan. Melalui media sosial ia meminta saran teman-temannya dan berharap mendapatkan testimoni yang bisa dipercaya.

Apa yang dilakukan Harni merepresentasikan betapa perkembangan digital mengubah cara orang berwisata. Berbagai informasi destinasi wisata dan fasilitas, hingga tingkat keamanan. Di satu sisi, banjir informasi menjadi berkah, tapi bisa menjadi tantangan karena masyarakat harus jeli mencari informasi tepercaya.

Bulan lalu, pengalaman buruk seorang bloger yang merasa terusir

dan didiskrimasi di suatu ‘beach club’ di Bali dituangkannya dalam blog. Tulisannya menjadi viral karena memancing pengunjung lain yang mengaku juga mengalami hal tidak menyenangkan di tempat itu. Saking berpengaruhnya komentar orang-orang di dunia maya terhadap reputasinya, manajemen ‘beach club’ sampai menyampaikan pernyataan resmi lewat media massa.

Citra dan reputasi baik atau buruk mudah disebar lewat media sosial

, ini termasuk perubahan yang dibawa teknologi digital bagi sektor pariwisata. Deputi Direktur Pemasaran Kementerian Pariwisata RI Martini Paham melihat sekali ada objek pariwisata yang tercoreng, citra buruk itu akan membekas lama. “Rating Indonesia saat ini 4,2 di dunia, itu masih bagus,” ucapnya ketika berbicara dalam talkshow Menjaring Wisatawan di Era Digital di Senayan City, Jakarta, Jumat (22/4).

Perubahan yang dibawa teknologi digital disadari para pelaku

yang ada di lingkaran sektor pariwisata. PT Kereta Api Indonesia juga baru-baru ini berusaha meningkatkan kerja sama dengan situs pemesanan tiket daring Pegipegi.com. “Melalui kerja sama ini, PT KAI menargetkan angka penjualan sekitar 5,3 juta penumpang hingga H+5 periode Lebaran 2016,” ujar Deputi Direktur Pemasaran & Penjualan Angkutan Penumpang PT KAI Wawan Ariyanto.

 

Baca Juga :