Hari Anak Nasional, Ini Pesan dari Eyang Habibie

Hari Anak Nasional, Ini Pesan dari Eyang Habibie

Hari Anak Nasional, Ini Pesan dari Eyang Habibie

Presiden Republik Indonesia ke- 3, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie

mengingatkan pentingnya pendidikan bagi anak Indonesia untuk mendukung sumber daya manusia dan masa depan bangsa Indonesia.

Habibie mengingatkan pentingnya penerapan pola makan sehat sejak kecil agar anak tumbuh sehat dan cerdas. Dalam video yang diunggah akun The Habibie Center, BJ Habibie mengajak anak Indonesia untuk mencintai makanan sehat termasuk ikan dan susu.

Dalam kesempatan bertemu dengan anak-anak di kediamannya minggu lalu, BJ Habibie

menegaskan bahwa kesehatan dan pendidikan anak merupakan pilar penting untuk meningkatkan kualitas hidup anak.

“Saya senang bisa bertemu dengan perwakilan anak-anak Indonesia menjelang HAN 2018 untuk mengajak mereka mengonsumsi makanan sehat sejak kecil,” kata Habibie.

Habibie adalah sosok inspiratif yang dihadirkan oleh The Habibie Center dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional (HAN) 2018. Dukungan dari The Habibie Center yang bertajuk Habibie dan Anak Indonesia: “Tumbuh Sehat dan Cerdas Melalui Pola Makan Sehat Sejak Kecil” untuk memberi perhatian kepada anak Indonesia agar bisa hidup sehat dan cerdas.

Habibie saat dihadapan anak-anak bercerita dari sejak kecil hingga sekarang isi piringnya terdiri dari berbagai jenis makanan, ada nasi, lauk pauk seperti protein hewani yaitu ikan, ayam, daging, sayur dan buah.

Ia mengingatkan, anak-anak Indonesia sebaiknya rutin mengkonsumsi air yang cukup

dan rajin melakukan aktivitas fisik, seperti dirinya yang suka berenang sejak kecil.

Sementara itu, Dokter Anak Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik Pada Anak, DR. Dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K) yang turut hadir dalam bincang bincang anak bersama Habibie, mengatakan bahwa pemenuhan nutrisi pada masa anak-anak merupakan hal krusial yang berlangsung sangat pendek dan tidak dapat diulang lagi.

“Pola makan sehat dan seimbang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak yang optimal. Seorang anak yang kurang gizi akan mengalami hambatan perkembangan fisik dan kognitif sehingga berakibat pada rendahnya tingkat produktivitas di masa dewasa,” katanya.

Ayesha Nadra Didrika, seorang anak berusia 6 tahun yang ikut hadir dalam acara diskusi mengungkapkan rasa senangnya karena dapat bertemu langsung dan mendapatkan banyak inspirasi dari Eyang Habibie. Dia dan anak-anak Indonesia berharap, nantinya dapat mengikuti jejak sukses seperti Eyang Habibie untuk indonesia yang lebih maju.

Peran berbagai pihak, termasuk pihak-pihak swasta juga sangat penting untuk ikut peduli dan ambil bagian dalam mengentaskan masalah gizi yang terjadi di Indonesia.

“Bangsa yang maju adalah yang bisa melahirkan anak bangsa yang sehat dan cerdas. Mari kita bersama-sama peduli akan nasib bangsa kita ke depan. Ini bisa di mulai dengan memperbaiki gizi dan kesehatan anak bangsa, karena setiap anak Indonesia harus memiliki akses terhadap kemajuan untuk dapat mewujudkan impian mereka dan ikut memajukan bangsa Indonesia,” pungkas Habibie.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/