Seminar Empat Pilar di Unisma ’45 Bekasi

Seminar Empat Pilar di Unisma ’45 Bekasi

Seminar Empat Pilar di Unisma ’45 Bekasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam ’45 Bekasi mengadakan seminar  dan sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Seperti apa kegiatannya?

Ratusan mahasiswa memadati Gedung Seminar Pascasarjana Universitas Islam 45 Bekasi. Mereka menghadiri acara seminar ‘Sosialisasi Empat Pilar’ yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kegiatan tersebut diselenggarakan bertujuan untuk membekali para pemuda agar paham dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI) Pancasila.

Acara tersebut dihadiri narasumber langsung dari anggota MPR RI Zainut Tauhid Sa’adi.

Selain itu juga ada persembahan lagu kebangsaan Indonesia dan alunan biola dari salah satu mahasiswa Unisma.

Ketua pelaksana seminar sosialisasi empat pilar MPR RI 2018, Ahmad Mulyana mengatakan, kegiatan tersebut untuk memberikan wawasan kepad amahasiswa baru khususnya tentang pentingnya pancasila sebagai dasar Negara.

“Diharapkan mereka menjadi paham dengan nilai pancasila agar tidak terpengasuh dengan berita hoax yag saat ini sangat marak.”terangnya.

Menurutnya, pemuda saat ini harus ditanamkan nilai-nilai pancasila. Menurutnya, banyak pemuda masih lemah terhadap pemahaman dan penghargaan akan adanya bhineka tunggal ika. Selain itu, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagai pemuda bangsa.

Empat pilar ini diantaranya merujuk pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika. Perlu adanya pemahaman dan ditana pada jiwa pemuda bangsa, pancasila mampu mengakomodasikan keanekaragaman yang terdapat dalam kehidupan negara bangsa Indonesia kemudian, dalam memahami lebih dulu makna undang-undang dasar teruntuk kehidupan berbangsa dan bernegara dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam pembukaan undang-undang dasar 1945.

“Ada tiga gagasan yang menurut saya bisa mempertahankan negara yang kita cintai,

yang pertama adalah kita memiliki modal rohaniah, kedua modal sosial budaya, dan terakhir modal ideologi bangsa,” Anggota MPR RI, Zainut Tauhid Sa’adi

Wisnu salah satu mahasiswa Universitas Islam 45 Bekasi Berpendapat bahwa, seminar ini bagus sangat inspiratif dapat membuka wawasan mahasiswa dalam memahami makna islam dibidang politik.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/