Usai Renovasi SDN Rawa Buntu 03 tak Berfungsi, Kemana Dinas Bangunan dan Penataan Ruang

Usai Renovasi SDN Rawa Buntu 03 tak Berfungsi, Kemana Dinas Bangunan dan Penataan Ruang

Usai Renovasi SDN Rawa Buntu 03 tak Berfungsi, Kemana Dinas Bangunan dan Penataan Ruang

Kepala Bidang (Kabid) Non Perkantoran Dinas Bangunan Kota Tangerang Selatan

(Tangsel) Buwana Mahardika tidak berada di kantornya, begitu juga dengan Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang yang berada di Ruko Malibu. Padahal kedatangan Reaksi, Selasa (24/7/2018),  untuk mengkonfirmasi terkait pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rawa Buntu 3, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Sepong, Kota Tangsel yang menuai polemik di dunia  pendidikan.

Bangunan gedung sekolah tersebut sudah selesai dibangun sejak 2014, namun pihak sekolah menolak serah terima kunci dari kontraktor. Hal ini dikarenakan kondisi bangunan tak layak pakai yang bisa membahayakan keselàmatan siswanya.

“Gedung selesai dibangun sekitar akhir tahun 2014, namun kami tidak mau serah terima kunci karena kondisi bangunan yang dibuat kontraktor memprihatinkan,” kata Kepala Sekolah SDN 03 Rawa Buntu Endang Supriyatna saat dihubungi Reaksi, kemarin.

Endang menambahkan, sekolahnya pernah ditunjuk Dinas Pendidikan Kota Tangsel

menjadi sekolah percontohan karena pertimbangan akses jalan mudàh dijangkau dari segala arah, di mana lahannya seluas 4000 meter persegi mendapat bantuan dari pemda setempat, yakni berupa pembangunan gedung  menjadi tiga lantai pada 2013.

Ironisnya, kata Endang, bangunan di lantai tiga tidak berani kami fungsikan untuk kegiatan belajar mengajar. Kondisi bangunan sangat mengkhawatirkan. Semuà kamar mandi/toilet untuk para siswa dàn guru mulai dari lantai dua sampai lantai tiga tidak bisa digunakan.

“Sejak direhab bangunan baru SDN 03 Rawà Buntu tidak layak pakai, bahkan plafon kamar toilet

sampai ruang kelas banyak yang sudah jatuh. Apalagi salah satu ruangan kelas keramik lantainya naik bergelombang.      Terasa bergoyang bila banyak orang dan struktur bangunannya diduga kuat tidak sesuai  Rencana Anggaran Belanja (RAB ). Apabila hujan turun seluruh ruangan bocor dan  merembes hingga ke lantai bawah,” tutur dia.

Menurutnya, rencananya gedung lantai tiga tersebut akan difungsikan sebagai ruang serbaguna, perpustakaan dan mushola. “Kami khwatir kalau ada angin kencang gedung terasa goyang apalagi pasca gempa kemarin, buku-buku di perpustakaan berantakan semua,” terang dia lagi.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/